0% found this document useful (0 votes)
124 views6 pages

E-Marketing Strategy for Sudden Inc

This document summarizes a study that applied an e-marketing system using the OOHDM model and 7P marketing strategy to address issues at Sudden Inc, a fashion distribution company. The system was developed using a web-based approach to introduce products, facilitate online sales transactions and promotions, and provide customer service like chat. Usability and functionality testing yielded positive results, indicating high approval and acceptance from users. The system aimed to address Sudden Inc.'s limitations like small market reach and errors in offline transaction data recording by implementing an online e-marketing approach and 7P strategy.

Uploaded by

Risma Putri
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as PDF, TXT or read online on Scribd
0% found this document useful (0 votes)
124 views6 pages

E-Marketing Strategy for Sudden Inc

This document summarizes a study that applied an e-marketing system using the OOHDM model and 7P marketing strategy to address issues at Sudden Inc, a fashion distribution company. The system was developed using a web-based approach to introduce products, facilitate online sales transactions and promotions, and provide customer service like chat. Usability and functionality testing yielded positive results, indicating high approval and acceptance from users. The system aimed to address Sudden Inc.'s limitations like small market reach and errors in offline transaction data recording by implementing an online e-marketing approach and 7P strategy.

Uploaded by

Risma Putri
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as PDF, TXT or read online on Scribd

Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi (JTSI)

Vol. 3, No. 4, Desember 2022, page-page. 80-85


E-ISSN: 2746-369

available online at:[Link]

PENERAPAN E-MARKETING MENGGUNAKAN MODEL OOHDM DAN


STRATEGI MARKETING 7P (STUDI KASUS : SUDDEN INC)
Anjar Sari1, Debby Alita2, Kisworo3
Sistem Informasi, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Teknokrat Indonesia1
Informatika, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Teknokrat Indonesia2,3
[Link]. Pagar Alam No. 9-11, Labuhan Ratu, Kec. Kedaton, BandarLampung 1,2,3

Email: 1anjarsari582@[Link], 2debbyalita@[Link], 3kisworo@[Link]

Received: (24 Januari 2022) Accepted: (30 Desember 2022) Published: (30 Desember 2022)

Abstract

Sudden Inc. is a trading company engaged in fashion, supplies and distribution accessories that
have implemented an offline marketing system or only in stores. The application of the system still
has shortcomings such as a small market reach because customers who come only to the store
environment, product introductions are only carried out at stores so that customers only know
product specifications when shopping at stores and through individuals and telephone media so that
the process of recording transaction data often results in errors. at the time of calculation, they have
not implemented a good e-marketing system for customers, because there are no discounted prices,
have not implemented an online sales transaction process and marketing has not implemented an e-
marketing strategy. Based on the above background, the author makes a system for the distribution
of Sudden Inc. to handle the problem of product introduction, product sales transaction processes,
product promotion and service systems with additions such as chat. The system was built using the
web, so that it is more easily accessed online by consumers, so that responses from respondents
related to system development were obtained, namely the usability testing process obtained a score
of 92.66% which can be concluded that students have been highly approved and based on
functionality obtained a score of 84, 61% concluded that students have been accepted by users
Keywords: The application E-Marketing,Model OOHDM, Marketing 7P.

Abstrak

Sudden Inc merupakan perusahaan dagang yang bergerak pada bidang fashion, perlengkapan hingga
aksesoris distro yang telah menerapakan sistem pemasaran secara offline atau hanya pada toko.
Penerapan sistem tersebut masih memiliki kekurangan seperti jangkauan pasar yang sedikit sebab
pelanggan yang datang hanya lingkungan toko, pengenalan produk yang hanya dilakukan pada toko
sehingga pelanggan hanya mengetahui spesifikasi produk jika berbelanja pada toko serta melalui
perorangan dan media telephon hingga proses perekapan data transaksi sering terjadi kesalahan pada
saat perhitungan, belum menerapkan sistem e-marketing yang baik untuk pelanggan, karena tidak
adanya potongan harga, belum menerapkan proses transaksi penjualan secara online serta pemasaran
yang belum menerapkan strategi e-marketing. Berdasarkan latar belakang diatas, penulis
membuatkan sistem pada Distro Sudden Inc untuk menangani masalah pengenalan produk proses
transaksi penjualan produk, promosi produk dan sistem pelayanan dengan penambahan seperti
chating. Sistem dibangun dengan menggunakan web, sehingga lebih mudah diakses secara online
oleh konsumen, sehingga diperoleh tanggapan dari responden terkait pengembangan sistem yaitu
pada proses pengujian usability diperoleh skor sebesar 92,66% yang dapat disimpulkan bahwa siswa
telah sangat disetujui dan berdasarkan fungsionality diperoleh skor 84,61% yang disimpulkan bahwa
siswa telah diterima pengguna
Kata Kunci: Penerapan E-Marketing,Model OOHDM, Marketing 7P.

To cite this article:


Anjar, Debby, Kisworo (2022). Penerapan E-Marketing Menggunakan Model Oohdm Dan Strategi Marketing 7P (Studi Kasus : Sudden Inc), Jurnal
Teknologi dan Sistem Informasi, Vol (3), 80-85.

80
Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi (JTSI), Vol: 3, No: 4, 80-85

1. Pendahuluan Berdasarkan pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa


Sudden Inc merupakan perusahaan dagang yang bergerak sistem adalah kumpulan dari komponen-komponen yang
pada bidang fashion, perlengkapan hingga aksesoris distro saling berkaitan satu dengan yang lain untuk mencapai
yang telah menerapakan sistem pemasaran secara offline tujuan dalam melaksanakan suatu kegiatan pokok
perusahaan.
atau hanya pada toko. Penerapan sistem tersebut masih
memiliki kekurangan seperti jangkauan pasar yang sedikit 2.3 Pengertian Informasi
sebab pelanggan yang datang hanya lingkungan toko, Pengertian menurut (Krismiaji, 2015), sistem informasi
pengenalan produk hanya dilakukan pada toko sehingga adalah cara-cara yang diorganisasi untuk mengumpulkan,
pelanggan hanya mengetahui spesifikasi produk jika memasukkan, dan mengolah serta menyimpan data, dan
berbelanja pada toko serta melalui perorangan dan media cara-cara yang diorganisasi untuk menyimpan, mengelola,
telephone hingga proses perekapan data transaksi sering mengendalikan, dan melaporkan informasi sedemikian
rupa sehingga sebuah organisasi dapat mencapai tujuan
terjadi kesalahan pada saat perhitungan, belum
yang telah ditetapkan.
menerapkan sistem e-marketing yang baik untuk Definisi menurut (Diana and Setiawati, 2011), sistem
pelanggan karena tidak adanya potongan harga, belum informasi adalah sistem pemrosesan data, merupakan
menerapkan proses transaksi penjualan secara online serta sistem buatan manusia yang biasanya terdiri dari
pemasaran yang belum menerapkan strategi e-marketing. sekumpulan komponen (baik manual maupun berbasis
Berdasarkan latar belakang diatas, penulis membuatkan komputer) yang terintegrasi untuk mengumpulkan,
sistem pada Distro Sudden Inc untuk menangani masalah menyimpan, dan mengelola data serta menyediakan
informasi mengenai saldo persediaan.
pengenalan produk, proses transaksi penjualan produk,
Jadi berdasarkan pengertian diatas dapat disimpulkan
promosi produk dan sistem pelayanan dengan bahwa sistem informasi adalah kumpulan data yang
penambahan seperti chating. Sistem dibangun dengan terintegritasi dan saling melengkapi dengan menghasilkan
menggunakan web, sehingga lebih mudah diakses secara output yang baik guna untuk memecahkan masalah dan
online oleh konsumen. Melakukan pemasaran pengambilan keputusan.
membutuhkan strategi yang baik agar tercapai hasil
2.4 PHP
maksmial dengan penerapanbauran pemasaran (marketing
Menurut (Rudyanto Arief and Suhartanto, 2012),PHP
mix) merupakan kumpulan variabel pemasaran yang adalah PHP (Perl Hypertext Preprocessor ) adalah bahasa
digunakan untuk mencapai tujuan pemasaran pada pasar server side scripting yang menyatudengan HTML untuk
yang ditargetkan. Sehingga strategi tersebut memadukan membuat halaman web yang dinamis.
kegiatan-kegiatan pemasaran dalam satu waktu untuk Menurut (Anhar, 2010), berpendapat bahwa PHP (PHP
meningkatkan penjualan produk atau jasa. Secara Hypertext Preprocessor) adalah bahasa pemograman web
sederhana strategi marketing mix yang diterapkan server side yang bersifat opensource. PHP merupakan
script yang terintegrasi dengan HTML dan berada pada
menggunakan 7P yaitu product, price, place, promotion,
server (server side HTML embedded scripting). PHP
people, process dan physical evidence. Strategi tersebut adalah script yang digunakan untuk membuat halaman
digunakan karena memiliki keunggulan yaitu perangkat website yang dinamis. Dinamis berarti halaman yang akan
alat pemasaran yang dapat dikendalikan untuk ditampilkan dibuat saat halaman itu diminta oleh client.
mendapatkan respon konsumen sehingga perusahaan Mekanisme ini menyebabkan informasi yang diterima
dapat menyesuaikan kebutuhan bagi konsumen (Kotler, client selalu yang terbaru/up to date. Semua script PHP
2013). dieksekusi pada server dimana script tersebut dijalankan.
Dengan menggunakan program PHP, sebuah website akan
lebih interaktif dan dinamis.
2. Tinjauan Pustaka
2.2 Sistem 2.5 Mysql
Pengertian sistem menurut (Romney and Steinbart, 2015), Menurut (Nugroho, 2011), MySQL adalah singkatan dari
sistem adalah rangkaian dari dua atau lebih komponen- Structue Query Language yang digunakan untuk
komponen yang saling berhubungan, yang berinteraksi mendefinisikan struktur data, memodifikasi data pada
untuk mencapai suatu [Link] besar sistem terdiri basis data, menspesifikasi batasan keamanan (security),
dari subsistem yang lebih kecil yang mendukung sistem Menurut (Enterprise, 2014), mendefinisikan
yang lebih besar. mySQLadalah RDBMS yang cepat dan mudah digunakan,
Definisi sistem menurut (Mulyadi, 2016), sistem adalah serta sudah banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan.
suatu jaringan prosedur yang dibuat menurut pola yang MySQL merupakan bahasa standar yang paling banyak
terpadu untuk melaksanakan kegiatan pokok perusahaan. digunakan untuk mengakses database relasional dan

81
Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi (JTSI), Vol: 3, No: 4, 80-85

merupakan aplikasi yang dapat dipergunakan secara OOHDM.


bebas. 5. Orang (People)
Orang merupakan strategi pemasaran yang perlu
2.6 Marketing Mix diperhatikan dalam perusahaan, dalam hal ini orang
Menurut (Kotler, 2013), marketing mix atau bauran dimaksudkan seperti bagian dari perusahaan. Perencanaan
pemasaran adalah perangkat alat pemasaran taktis yang sumber daya manusia (SDM) merupakan fungsi yang
dapat dikendalikan, produk, harga, lokasi, dan promosi pertama-tama harus dilaksanakan dalam organisasi.
yang dipadukan oleh perusahaan untuk menghasilkan Perencanaan SDM adalah langkah-langkah tertentu yang
respons yang diinginkan dalam target market. diambil oleh manajemen guna menjamin bahwa bagi
organisasi tersedia tenaga kerja yang tepat untuk
Fungsi-fungsi utama e-marketing mencakup 11 elemen menduduki berbagai kedudukan, jabatan, dan pekerjaan
yang dirumuskan menjadiMarketing Manajemen 7P yang tepat pada waktu yang tepat.
(Kotler dan Amstrong, 2017 ), yaitu: 6. Proses (Process)
1. Produk (Product) Sebuah strategi proses atau transformasi adalah sebuah
Product menunjukkan pengembangan dan komersialisasi pendekatan organisasi untuk mengubah sumber daya
dari produk baru seperti keputusan, penentuan lamanya menjadi barang dan jasa. Tujuan strategi proses adalah
siklus produk, yaitu peremajaan dan perbaikan produk menemukan suatu cara memproduksi barang dan jasa
atau keputusan eliminasi. Melalui internet produk yang memenuhi persyaratan pelanggan dan spesifikasi
ditransformasikan ke dalam bentuk digital produk. Oleh produk yang berada dalam batasan biaya dan manajerial
karena itu sebagai bagian dari perencanaan pemasaran lain.
yang baik, perusahaan harus mendesain produk baru atau 7. Bukti Fisik (Physical Evidence)
memperbaiki produk sehingga dapat mempertemukan Bukti fisik dalam sebuah bisnis haruslah ada sebagai bukti
keinginan atau kebutuhan terpendam pelanggan dengan nyata di mata konsumen. Hal yang termasuk didalamnya
produk yang ditawarkan kepada pelanggan. misalnya produk yang diperjual-belikan, bangunan tempat
berjualan atau kantor. Selain itu, sebuah website yang
2. Harga (Price) menarik di mata calon pembeli juga menjadi salah satu
Komponen harga produk dan jasa terdiri dari 3 (tiga) bukti fisik.
elemen, yaitu biaya produksi, biaya koordinasi dan
keuntungan. Internet memiliki banyak pengaruh pada 2.7 Object Oriented Hypermedia Design Method
strategi harga. Melalui internet, harga menjadi lebih (OOHDM)
standar, hanya ada sedikit perbedaan harga bagi konsumen Menurut (Pressman, 2012) OOHDM adalah salah satu
sehingga konsumen menjadi mengetahui dan metode yang digunakan untuk untuk memisahkan
membandingkan harga. kekhawatiran yang mendefinisikan berbagai model-
3. Promosi (Promotion) persyaratan, konseptual, navigasi, antarmuka abstrak dan
Menurut (Kotler dan Amstrong, 2012), promosi implementasi.
merupakan berbagai cara organisasi untuk Konsep OOHDM digunakan untuk melakukan
mengkomunikasikan keunggulan produknya dan perancangan pemprograman web dengan memberikan
meyakinkan konsumen untuk membeli produk mereka. pendahuluan singkat mengenai perancangan web dengan
4. Lokasi (Place) konsep tata letak navigasi dengan gambaran interface
Menurut (Kotler and Amstrong, 2012), marketing channel yang mudah di pahami. (Pressman, 2012)
didefinisikan sebagai organisasi interdependen
menyangkut proses pembuatan produk atau jasa sampai 3. Metode Penelitian
produk atau jasa tersebut tersedia untuk digunakan atau 3.1 Kerangka Penelitian
dikonsumsi. Penciptaan saluran pasar elektronik Kerangka pemikiran adalah narasi (uraian) atau
(electronic market channel) yang baru lebih perhatian pernyataan (proposisi) tentang kerangka konsep
pada pengaruh teknologi informasi terhadap pemasaran. pemecahan masalah yang telah diidentifikasi (Sugiyono,
Internet, menghubungkan konsumen akhir (end-users)
2018). Kerangka pemikiran dapat dilihat pada Gambar 1.
dengan produsen secara langsung. Berdasarkan hal
tersebut, terlihat bahwa adanya internet merubah beberapa
elemen traditional marketing. Bagaimanapun, marketing
melalui internet mengubah fokus dari yang sebelumnya
hanya berfokus pada pandangan produsen menjadi situasi
yang lebih interaktif melibatkan konsumen. Penggunaan
media internet dalam dunia pemasaran membawa Gambar 1 Kerangka Pemikiran
perubahan baru dalam sisi pemasaran tradisional Konsep
82
Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi (JTSI), Vol: 3, No: 4, 80-85

litelatur dan menemukan masalah hingga melakukan


analisis. Sangat penting bagi developer untuk
berkomunikasi secara berkala dengan pemilik perusahaan.
3.2 Use case Diagram
Use case diagram merupakan pemodelan untuk
menggambarkan prilaku (behavior) sistem yang akan
dibuat. Diagram use case mendeskripsikan sebuah
interaksi satu atau lebih aktor dengan sistem. Diagram use
case digunakan untuk mengetahui fungsi apa saja yang
ada di dalam sebuah sistem dan siapa saja yang berhak
menggunakan fungsi-fungsi tersebut. Use case
menjelaskan secara sederhana fungsi sistem dari sudut
pandang user, Use case diagram yang dibangun memiliki
tiga aktor yaitu admin, konsumen, dan pimpinan berikut
dapat di lihat pada Gambar 3.

Sumber:(Sugiyono, 2018)

3.2 Tahapan Penelitian


Tahapan penelitian ini juga merupakan pengembangan
dari kerangka penelitian, dan terbagi lagi menjadi
beberapa sub menu bagian. Tahapan penelitian dapat
dilihat pada Gambar 2.

Gambar 3 Use case diagram

4. Hasil dan Pembahasan


4.1 Implementasi menu login
Implementasi login merupakan tampilan yang digunakan
sebagai sebagai hak akses ke halaman menu, berikut
adalah tampilan login pada Gambar 4.

Gambar 2 Tahapan penelitian Gambar 4 implementasi menu login


Sumber:(Sugiyono, 2018) 4.2 Implementasi Utama Admin
3.3 Komunikasi
Komunikasi merupakan permulaan teknik untuk
mendapatkan spesifikasi kebutuhan pengguna, mengkaji
83
Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi (JTSI), Vol: 3, No: 4, 80-85

Implementasi utama admin sebagai gudang merupakan 4.6 Implementasi Transaksi


tampilan yang digunakan untuk masuk kehalaman utama Implementasi transaksi merupakan tampilan yang
hak akses dmin untuk mengolah data barang masuk dan digunakan untuk melihat informasi transaksi dari
barang keluar, berikut adalah Implementasi halaman konsumen ketika membeil produk, berikut adalah form
admin pada Gambar 5. transaksi pada Gambar 8.

Gambar 5 Implementasi Utama Admin Gambar 8 Implementasi Transaksi


4.3 Implementasi Produk 4.7 Implementasi Pengiriman
Implementasi produk merupakan tampilan yang Implementasi pengiriman barang merupakan tampilan
digunakan untuk menginputkan data, mengubah, yang digunakan untuk memberikan informasi terkait
menampilkan dan menghapus data produk, berikut adalah pengiriman barang yang akan dilakukan sesuai alamat
form produk pada Gambar 6. konsumen, berikut adalah form pengiriman barang pada
Gambar 9.

Gambar 6 Implementasi Produk


4.4 Implementasi Pelanggan Gambar 9 Implementasi Pengiriman
Implementasi pelanggan merupakan tampilan yang 4.8 Implementasi Laporan Transaksi
digunakan untuk menginputkan data, mengubah, Implementasi laporan transasksi merupakan tampilan
menampilkan dan menghapus data pelanggan, berikut yang digunakan untuk menampilkan data transaksi
adalah form pelanggan pada Gambar 7. penjualan setiap bulanya dalam format laporan, berikut
adalah Implementasi laporan transaksi pada pada Gambar
10.

Gambar 7 Implementasi Pelanggan


84
Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi (JTSI), Vol: 3, No: 4, 80-85

Gambar 10 Implementasi Laporan Transaksi Daftar Pustaka.


4.9 Implementasi Laporan Produk
Implementasi laporan produk merupakan tampilan yang Journal Article
digunakan untuk menampilkan data laporan produk yang [1] Adhisana Qurnia Putra, I. H. S. (2016) ‘RANCANG
dimiliki perusahaan, berikut adalah Implementasi laporan BANGUN E-MARKETING AHASS 05820
produk pada Gambar 11. [Link] TIRTO AGUNG BLITAR BERBASIS
WEB’, Antivirus : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika,
10(1). doi: 10.35457/antivirus.v10i1.81.
[2] Anggi Stara Srikandi, Andi Jamiati Paramita, A. A.
lham dan I. A. (2015) ‘Abstrak’, (September).
[3] Asmura, Afriyudi, A. M. (2017) ‘Implementasi
Object Oriented Hypermedia Design Method Pada
Sistem Informasi Akademik Smk Madyatama’, pp. 1–
10.
[4] Diana, A. and Setiawati, L. (2011) ‘Pengertian sistem
menurut Anastasia Diana & Lilis Setiawati’, in
Sistem Informasi Akuntansi, p. 3.
[5] Enterprise, J. (2014) MySQL untuk Pemula, Jakarta:
Gambar 10 Implementasi Laporan Transaksi PT. Elex Media Komputindo.
[6] Ferdiana, D. et al. (no date) ‘Perancangan Web
5. Kesimpulan Alumni Di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3
Garut’, Perancangan Web Alumni Di Sekolah
Berdasarkan uraian dari bab-bab yang telah dijelaskan, Menengah Kejuruan Negeri 3 Garut, pp. 1–7.
penulis menarik kesimpulan dari beberapa masalah yaitu: [7] Jaya, H. (2017) ‘Perancangan Hypermedia Berbasis
Web Pada Mata Kuliah Elektronika Digital Jurusan
1. Meningkatkan penjualan barang pada perusahaan PTA-FT UNM’, jurnal Elektronika Telekomunkasi
dengan penerapan strategi pemasaran yang dilakukan Dan Computer, 12(2), pp. 38–50.
secara online menggunakan website dapat [8] Kotler, A. (2013) Lokasi, Harga, Dan Kualitas
memberikan dampak terhadap kemudahan konsumen Pelayanan, JurnallEMBAAA A. doi:
10.1017/CBO9781107415324.004.
untuk menjangkau informasi produk dan transaksi
[9] Krismiaji (2015) ‘Sistem Inormasi’, in Sistem
pemesanan sehingga hal tersebut dapat memicu Informasi Akuntansi.
meningkatnya penjualan. Pengembangan yang [10] Mulyadi (2016) ‘Pengertian sistem menurut
dilakukan menggunakan konsep marketing mix mulyadi’, in Sistem Akuntansi, p. 5.
menjadi pondasi bagi perusahaan untuk menerapkan [11] Nugroho, A. (2011) ‘Siklus Hidup Pengembangan
cara pemasaran dan mendapatkan nilai berupa hasil Sistem’, Perancangan dan Implementasi Sistem Basis
transaksi penjualan, dengan memberikan informasi Data, p. 40.
[12] Putra, R. M., Sopiah, N. and S, N. A. O. (no date)
promo dan detail produk.
‘PENERAPAN METODE OBJECT ORIENTED
2. Penerapan model OOHDM (Object Oriented HYPERMEDIA DESIGN METHOD ( OOHDM )
Hypermedia Design Method) untuk mempermudah DALAM PENGEMBANGAN PENDAFTARAN
perancangan sistem ditunjukan bagi perusahaan agar PASIEN BEROBAT PADA BALAI KESEHATAN
dapat dengan mudah memahami alur proses sistem MER-C ( MEDICAL EMERGENCY RESCUE
yang telah dikembangkan, tujuan perancangan COMMITTEE ) Metode dan Perancangan’.
[13] Rahmawati, N. and Mulyono, H. (2016) ‘Analisis dan
OOHDM juga dapat mengurangi ketidak sesuaian
Perancangan Sistem Informasi Pemasaran berbasis
keinginan perusahaan dengan pengembangan yang Web pada Toko Billy’, Jurnal Manajemen Sistem
dilakukan penelitian, sehingga diperoleh tanggapan Informasi, 1(2), pp. 104–116. Available at:
dari responden terkait pengembangan sistem yaitu [Link]
pada proses
pengujian usability diperoleh skor [Link]/[Link]/jurnalmsi/article/view/44/38.
sebesar 92,66% yang dapat disimpulkan
bahwa siswa telah sangat disetujui dan berdasarkan
fungsionality diperoleh skor 84,61% yang
disimpulkan bahwa siswa telah diterima pengguna.

85

You might also like