PLP Modul Ajar
PLP Modul Ajar
B. KOMPETENSI AWAL
Menceritakan perkembangan sejarah daerah tempat tinggal.
Mengidentifikasi dan menunjukkan kekayaan alam yang ada di daerah tempat tinggal,
Menelaah pengaruh perkembangan daerah terhadap kehidupan perekonomian masyarakat di daerah
tempat tinggal
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
1) Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia,
2) Berkebinekaan global,
3) Bergotong-royong,
4) Mandiri,
5) Bernalar kritis, dan 6) Kreatif.
• Pengaturan tempat duduk berkelompok; perpustakaan untuk anak-anak melakukan studi literasi.
Topik C. Masyarakat di Daerahku
• Kertas HVS/folio bergaris Perlengkapan peserta didik:
• Alat tulis; buku tulis; alat mewarnai.
Persiapan lokasi:
• Pengaturan tempat duduk berkelompok; perpustakaan untuk anak-anak melakukan studi literasi.
Topik Proyek Belajar
Perlengkapan peserta didik:
• Alat tulis; alat mewarnai; kertas; peralatan bekas yang bisa dimanfaatkan untuk media penyampaian
informasi.
Persiapan lokasi:
• Pengaturan tempat duduk berkelompok; area untuk pemasangan hasil proyek
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
Topik A :
Meningkatkan kemampuan siswa dalam menceritakan awal mula daerah dan tokoh-tokoh lokal yang
berperan penting dalam perkembangan daerah tempat tinggalnya., menyebutkan sikap baik yang dapat
diteladani dari tokoh daerah tempat tinggalnya., membandingkan kondisi daerah tempat tinggalnya
dahulu dan kini., menyebutkan kerajaan yang pernah berkembang di daerah tempat tinggalnya. dan
menjelaskan pentingnya menjaga peninggalan sejarah daerah tempat tinggalnya
Topik B :
Meningkatkan kemampuan siswa dalam menyebutkan kekayaan alam yang ada di daerah tempat
tinggalnya. mengorelasikan pengaruh geografis dengan kekayaan alam di daerah tempat tinggalnya.
dan menyebutkan cara yang bijak untuk memanfaatkan kekayaan alam di daerah tempat tinggalnya.
Topik C :
Meningkatkan kemampuan siswa dalam menunjukkan perbedaan kehidupan masyarakat di daerah
tempat tinggalnya dahulu dan kini. mengorelasikan pengaruh geografis dengan mata pencaharian
dominan yang ada di daerah tempat tinggalnya. mengidentifikasi dampak dari kehadiran masyarakat
pendatang. dan menyebutkan sikap terbaik untuk menghadapi dampak kehadiran masyarakat
pendatang.
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Pendahuluan
Kegiatan Orientasi
1. Peserta didik dan Guru memulai dengan berdoa bersama.
2. Peserta didik disapa dan melakukan pemeriksaan kehadiran bersama dengan guru.
Kegiatan Apersepsi (2 JP)
2. Ajak peserta didik bercerita juga mengenai segala hal yang mereka tahu dari suatu daerah yang guru
sebutkan di kegiatan sebelumnya. Agar seru, minta mereka bercerita tentang beberapa
kisah/dongeng/peninggalan sejarah pada daerah tempat tinggal mereka, lalu mengajak mereka
untuk mengelaborasikan fakta unik dari kisah/dongeng/peninggalan sejarah tersebut. Misal: Peserta
didik bercerita singkat tentang Danau Toba. Guru dapat memberi pertanyaan tentang keberadaan
Danau Toba di wilayah mereka. Guru dapat bertanya:
a. Apa yang dimaksud dengan Danau? Seberapa luas dan dalam Danau Toba?
b. Apa saja keuntungan daerah saat memiliki danau?
Kegiatan
Motivasi
1. Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan
sehari
-hari
2. Guru menyampaikan
tujuan pembelajaran
Kegiatan Inti
Pengajaran TopikSeperti
A: Apa Daerah Tempat
Tinggalku Dahulu? (5 JP)
9. Di akhir, pandulah
peserta didik untuk menarik kesimpulan dengan mengaitkan
tokoh dalam uang
dengan daerah tempat tinggal. Tekankan pada peran
tersebut
tokohuntuk daerahnya serta sikap baik
yang bisa dijadikan teladan.
Lalu, guru dapat melengkapi informasi tentang kegiatan gelar wicara, serta menjelaskan gelar wicara
mini yang akan dilakukan di sekolah. Arahkan persiapan sesuai instruksi “Gelar Wicara Mini” pada
Buku Siswa.
4. Dorong peserta didik untuk membuat pertanyaan-pertanyaan lain tentang sejarah daerah tempat
tinggal
yang ingin diketahuinya.
5. Minta salah satu perwakilan peserta didik untuk bertindak sebagai pembawa acara pada gelar wicara
ini. Pembawa acara bertugas untuk mengundang masuk narasumber, memastikan semua anggota
kelompok memerhatikan, memastikan semua menjaga sopan santun dan etika yang baik saat
memberikan pertanyaan dalam gelar wicara.
6. Ajak peserta didik yang berperan sebagai pembawa acara untuk menemui narasumber, kemudian
menyerahkan alur gelar wicara kepada pembawa acara.
7. Guru bisa berkeliling dan berperan sebagai fasilitator untuk melihat pemahaman peserta didik,
menjaga ketertiban, dan membantu yang kesulitan.
8. Jika sudah, minta peserta didik kembali berkumpul dan fokuskan perhatian mereka kembali kepada
guru. Pandu peserta didik untuk memberikan apresiasi kepada narasumber.
9. Berikan waktu pada peserta didik untuk menulis hasil pengumpulan informasi pada tabel yang sudah
disalin pada buku tulis.
1. Minta peserta didik untuk menceritakan kembali informasi yang didapat dari gelar wicara dengan
membuat gambar atau peta pikiran pada selembar kertas karton/samson besar.
2. Arahkan mereka untuk kegiatan membuat peta pikiran sesuai instruksi pada Buku Siswa.
3. Jika memungkinkan, siapkan bahan-bahan informasi lain untuk peserta didik gunakan, seperti buku,
artikel dari internet, dsb. Guru dapat juga menyediakan artikel tambahan terkait sejarah daerah, misal
terkait situs peninggalan sejarah.
4. Setelah itu, ajaklah peserta didik bertukar informasi dengan kelompok lainnya untuk melengkapi hasil
pengumpulan informasi yang didapatkannya. Lihat variasi kegiatan presentasi pada Panduan Umum
Buku Guru untuk memandu kegiatan ini.
5. Di akhir kegiatan ajak peserta didik untuk membuat kesimpulan mengenai perbandingan kondisi
daerahku dulu dan kini dengan mengelaborasikan informasi-informasi yang sudah didapatkannya
sepanjang kegiatan.
5. Ajak peserta didik untuk memikirkan posisi dari kartu yang mereka miliki. Lalu
tujuan pembelajaran hari ini.
secara mandiri maju ke depan kelas menempelkan kartu
sudah selesai dilengkapi.
6. Lakukan kegiatan literasi dengan narasi pembuka Topik B di Buku Siswa.
gambar ditempel di kolom
7. Ajukan pertanyaan esensial topik ini kepada peserta didik dan sampaikan
tersebut.
8. Jika sudah, ajaklah peserta didik untuk bersama-sama memeriksa tabel yang Pandu dan pengaruh geografis
pemeriksaan dengan menanyakan alasan
9. Lakukan diskusi sampai peserta didik mengenali kekayaan alam daerahnya dari
kekayaan alam tersebut.
3. Bagi peserta didik ke dalam kelompok, lalu berikan waktu untuk kelompok tersebut mencari tempat
bermain.
4. Setelah permainan selesai/waktu bermain habis dan peserta didik sudah kembali ke tempat duduknya,
ajak peserta didik untuk mengulang beberapa pertanyaan dan jawabannya.
5. Berikan apresiasi kepada yang berhasil mencapai akhir. Berikan juga apresiasi karena peserta didik
sudah mau bermain dengan jujur dan menjunjung tinggi sportivitas.
menjadi narasumber di
Modul Ajar Kurikulum Merdeka
didik kelas 4 yang kreatif dan cerdas. Jadi, siapkah kalian membantu Ketua RT/Ketua RW/Kepala
Desa/Kelurahan?”.
3. Ajak peserta didik kembali bersama kelompok di kegiatan sebelumnya.
4. Jelaskan secara singkat aktivitas kali ini dengan narasi seperti:
“Ada beberapa topik yang diperlukan oleh Ketua RT/Ketua RW/Kepala Desa/Kelurahan?”. Setelah
ini, kalian dapat berdiskusi dengan kelompok untuk menentukan topik yang kalian pilih dan
informasikan pada Bapak/Ibu guru. Lalu diskusikan tentang alternatif ide/saran yang menarik untuk
topik tersebut, sehingga beliau dapat terbantu dengan ide-ide kelompok kalian. Sertakan alasan-alasan
atau bukti pendukung untuk ide kelompok kalian selama diskusi berlangsung, ya. Selamat
berdiskusi!”
5. Tuliskan beberapa topik yang dapat dipilih untuk didiskusikan oleh mereka.
Misalkan:
a. menjaga kesehatan masyarakat;
b. bencana alam musiman pada pemukiman masyarakat;
c. peningkatan keamanan masyarakat;
d. peningkatan kerukunan masyarakat;
e. pengoptimalan perekonomian masyarakat;
f. pemanfaatan sumber daya alam untuk masyarakat;
g. melestarikan adat-budaya di masyarakat.
Kegiatan proyek belajar ini, merangkum seluruh pembelajaran di bab ini dengan berbagi informasi
Untuk memandu proyek belajar, lihat Panduan Proyek Belajar pada Panduan Umum Buku Guru.
Bimbing peserta didik untuk mengumpulkan kembali hasil informasi
1. kepada orang lain dalam bentuk
infografis. grafis bisa disesuaikan dengan kemampuan dan fasilitas yang dimiliki peserta didik.
Berikan peserta didik kebebasan untuk mengekspresikan bentuknya selama masih sesuai dengan tujuan
2.
3.
Motivasi peserta didik untuk membuat infografis yang menarik dan bisa dibaca oleh orang lain.
4. Bentuk info
Kegiatan Penutup
1. Guru memberikan refleksi
2. Siswa dapat menyimpulkan isi materi pada pembelajaran hari ini.
3. Siswa mengkomunikasikan kendala yang dihadapi dalam mengikuti pembelajaran hari ini.
4. Guru meminta peserta didik untuk melakukan Tugas lembar kerja peserta didik (LKPD).
5. Guru Bersama siswa menutup kegiatan dengan doa dan salam.
Kegiatan Keluarga
Mari kita libatkan keluarga untuk menyelaraskan suasana belajar di rumah dengan sekolah. Untuk
mendukung proses belajar peserta didik saat belajar di tema ini, keluarga bisa mengajak peserta
untuk melakukan kegiatan-
• Bercerita
waktu kepada
5-10 tahunpeserta didik mengenai perubahan-perubahan yang terjadi di daerahnya dalam
terakhir.
• daerahnya.
Membantu peserta didik mencari informasi mengenai sejarah kerajaan serta pahlawan yang ada di
• daerah tempat tinggal.
Jika memungkinkan, mengajak peserta didik untuk mengunjungi peninggalan sejarah yang ada di
Mengajak peserta didik mencari informasi mengenai pahlawan-pahlawan yang ada dalam lembaran
uang dan berdiskusi mengenai sikap pahlawan yang dapat diteladani.
• Berdiskusi
Meng mengenai kekayaan alam yang ada di daerah. Orang tua bisa mengajak peserta didik ke
pasar tradisional dan memperlihatkan
serta kaitannya dengan tempat sumber daya alam hayati yang ada di daerahnya.
ajak
tinggalnya.peserta didik untuk berkomunikasi dengan kerabat dan mencari tahu mata pencaharian
Berikan ruang untuk keluarga dapat berkonsultasi dengan guru apabila mengalami hambatan atau kendala
dalam melakukan kegiatan-
kegiatan di atas.
E. REFLEKSI
Topik A: Seperti Apa Daerah Tempat Tinggalku Dahulu?
(Untuk memandu peserta didik, lihat bagian refleksi di Panduan Umum Buku Guru)
1. Menurutmu, seberapa penting mengenal sejarah? Mengapa?
Agar dapat mengetahui kehidupan di masa lalu, dan dapat mengambil pelajaran baik dari cerita
tersebut.
2. Apa hal menarik dari sejarah daerah tempat tinggalmu?
Bervariasi, dapat tentang bentang alam, cerita kerajaan, dan sebagainya.
3. Dari yang sudah kamu dapatkan, apa hal yang dapat dipelajari dari tokoh daerahmu?
Bervariasi.
4. Apa yang masyarakat daerahmu lakukan terhadap peninggalan sejarah yang ada di daerah tempat
tinggalmu?
Bervariasi.
5. Apakah menurutmu masyarakat di daerah tempat tinggalmu sudah menjaga peninggalan sejarahnya
dengan baik?
Bervariasi.
6. Menurutmu, apa hal yang dapat diupayakan supaya sejarah daerahmu dapat terus dikenal hingga
generasi berikutnya?
Bervariasi, namun intinya menjaga dan merawat situs peninggalan sejarah yang ada, mengenal
sejarah yang ada supaya dapat menceritakannya kembali di masa depan.
7. Apa yang dilakukan para tokoh masa lalu, memengaruhi kondisi kita sekarang.
Menurutmu apakah apa yang kamu lakukan sekarang bisa menjadi sejarah yang mengubah masa depan?
Apa contohnya?
Saat kita dapat menjaga atau mengelola lingkungan di daerah kita dengan baik, maka masa
depan daerah kita juga akan baik. Begitu pun sebaliknya. Contohnya: Jika masyarakat sering
membuang sampah sembarangan, di masa depan daerah kita akan menjadi rawan akan bencana
banjir.
(Untuk memandu peserta didik, lihat bagian refleksi di Panduan Umum Buku Guru)
1. Menurut kalian, apa kekayaan daerah kalian yang paling penting? Mengapa?
Bervariasi, tergantung pada kekayaan daerah masing-masing. Alasannya pun bervariasi, dapat
karena menjadi sumber perekonomian untuk masyarakat atau dapat memenuhi kebutuhan
masyarakat daerah, dan sebagainya.
2. Menurut kalian, adakah keterkaitan antara kenampakan alam/bentang alam daerah tempat tinggalmu
dengan potensi kekayaan alam yang dimiliki daerah kalian? Coba ceritakan dengan singkat.
Ada. Ceritanya akan bervariasi, namun intinya adalah bentang alam sangat berkaitan erat
dengan ketersediaan kekayaan alam yang ada di sana.
3. Apa saja yang sudah dilakukan masyarakat daerah kalian untuk memanfaatkan kekayaan alam di daerah
tempat tinggal kalian?
Bervariasi.
4. Menurut kalian, seberapa penting mengelola kekayaan alam dengan bijak?
Mengapa?
Sangat penting, supaya kekayaan alam dapat termanfaatkan dengan baik, tetap terjaga
ketersediaannya dan juga kualitasnya.
5. Apakah menurut kalian masyarakat di daerah tempat tinggalmu sudah bijak dalam mengelola kekayaan
alamnya dengan baik?
Bervariasi.
6. Menurut kalian, apa hal yang dapat diupayakan untuk menjaga kelestarian kekayaan alam yang dimiliki
daerahmu, hingga dapat terus dinikmati oleh generasi berikutnya?
Bervariasi, namun intinya adalah memanfaatkan dengan bijak, tidak serakah dalam
penggunaannya. Jawaban dapat dikembangkan sesuai kekayaan alam yang ada di daerahnya.
(Untuk memandu peserta didik, lihat bagian refleksi di Panduan Umum Buku Guru)
1. Mata pencaharian apa yang dominan ada di daerah kalian?
Bervariasi.
2. Apakah bentang alam daerah kalian mempengaruhi mata pencaharian di sana?
Akan bervariasi, namun yang perlu ditekankan adalah kenampakan alam/bentang alam memiliki
kaitan yang erat dengan ketersediaan sumber daya, dan umumnya dimanfaatkan masyarakat
sebagai mata pencaharian utama.
3. Apa perbedaan masyarakat di daerah kalian kini dengan dahulu?
Bervariasi.
4. Hal menarik apa yang kamu dapatkan tentang adanya pendatang di daerahmu?
Bervariasi, bisa dijabarkan dari segi budaya, musik, makanan, bahasa, dll.
5. Menurut kalian, apa kelebihan dan kekurangan tentang keberadaan pendatang di daerah kalian?
Bervariasi, bisa dijabarkan dari sisi ekonomi, sosial-budaya, lingkungan, kesehatan, dll.
6. Sikap apa yang dapat dilakukan sebagai masyarakat untuk mendukung perkembangan daerah menjadi
lebih baik?
Bervariasi.
7. Seberapa penting kita perlu melestarikan dan menjaga budaya lokal? Mengapa?
Penting, supaya generasi penerus masih dapat merasakan warisan lokal daerahnya dan
dapat menghargai serta memiliki kebanggaan akan daerahnya, supaya tidak hilang tergerus
oleh budaya asing/budaya baru.
8. Apa hal yang dapat diupayakan untuk menjaga adat budaya yang dimiliki daerah kalian, hingga dapat
terus dinikmati oleh generasi berikutnya?
Mempelajari adat dan budaya, menuliskannya kembali dalam cerita atau karya-karya lainnya.
Refleksi Guru
Agar proses belajar selanjutnya lebih baik lagi, mari lakukan refleksi diri dengan
menjawab pertanyaan berikut.
1. Apa yang sudah berjalan baik di dalam kelas? Apa yang saya sukai dari kegiatan pembelajaran kali ini?
Apa yang tidak saya sukai?
2. Pelajaran apa yang saya dapatkan selama pembelajaran?
3. Apa yang ingin saya ubah untuk meningkatkan/memperbaiki pelaksanaan/hasil pembelajaran?
4. Dengan pengetahuan yang saya dapat/miliki sekarang, apa yang akan saya lakukan jika harus mengajar
kegiatan yang sama di kemudian hari?
5. Kapan atau pada bagian mana saya merasa kreatif ketika mengajar? Mengapa?
6. Pada langkah ke berapa peserta didik paling belajar banyak?
7. Pada momen apa peserta didik menemui kesulitan saat mengerjakan tugas akhir mereka?
8. Bagaimana mereka mengatasi masalah tersebut dan apa peran saya pada saat itu?
F. ASESMEN / PENILAIAN
Penilaian
Rubrik Penilaian Infografis
Aspek Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan
Konten Memenuhi semua Memenuhi dua Memenuhi satu dari Tidak memenuhi
Ketentuan konten dari ketentuan ketentuan konten. ketentuan
konten. konten
Desain Warna menarik, Memenuhi dua Memenuhi satu Seluruh kriteria
poster proporsional, kriteria desain kriteria desain tidak terpenuhi
teks mudah terbaca yang baik. yang baik.
Kreativitas Memanfaatkan Memanfaatkan Memanfaatkan Tidak terlihat
banyak barang dua jenis barang satu jenis barang menggunakan
bekas. bekas. bekas barang bekas
Penyelesaian Aktif mencari Bisa mencari Memerlukan bantuan Tidak terlihat ada
masalah dan ide atau solusi namun setiap Menemukan inisiatif
kemandirian mencari solusi dengan arahan kesulitan, namun terlihat untuk meminta
jika ada sesekali. ada inisiatif untuk meminta bantuan.
hambatan. bantuan.
A. Sejarah Daerah
1. Buatlah biodata diri yang memberikan informasi mengenai diri kalian dan dari mana kalian berasal.
Cantumkan mulai dari RT, RW, desa/kelurahan, kecamatan, kota/kabupaten, dan provinsi.
2. Setelah biodata, tuliskan secara singkat sejarah daerah kalian dahulu!
C. Masyarakat Daerah
1. Bagaimana pengaruh bentang alam/kenampakan alam terhadap mata pencaharian masyarakat? Berikan
contohnya!
2. Sebutkan masing-masing satu dampak positif dan negatif dari adanya pendatang di daerah!
A. Sejarah Daerah
Jawaban peserta didik akan bervariasi
B. Kekayaan Alam Daerah
Jenis Sumber Daya 1 2
Hewan (bervariasi) (bervariasi)
Pemanfaatan di Daerah (bervariasi sesuai pemanfaatan di daerah, misal:
sumber bahan pangan, sumber bahan sandang)
C. Masyarakat Daerah
Berikut jenis mata pencaharian berdasarkan hasilnya:
Jenis Mata Pencaharian Hasil Mata Pencaharian Berupa
Pertanian Jagung, padi, kacang, kedelai, umbi-umbian, sayur-sayuran, buah-
buahan, dll
ARITNAWATI, S.Pd
NIP. 199404132022212023
LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Nama : .............................................................................
Kelas : .............................................................................
Petunjuk!
Nama : .............................................................................
Kelas : .............................................................................
Petunjuk!
Pada topik ini peserta didik akan mengenal daerah tempat tinggalnya melalui sejarah dan tokoh-
tokoh daerah, serta mengidentifikasi perkembangan yang terjadi di daerah tempat tinggalnya. Kegiatan
pembelajaran yang dilakukan melalui pengamatan tokoh pada uang akan melatih kemampuan observasi
dan pembentukan karakter peserta didik, melalui sikap-sikap baik tokoh daerah yang diobservasinya.
Setelah itu, peserta didik akan melakukan gelar wicara yang juga akan meningkatkan kemampuan
komunikasinya. Kegiatan gelar wicara dilakukan agar peserta didik mendapatkan alternatif cara
mendapatkan informasi selain dari buku/guru. Dari informasi yang didapatkannya, peserta didik akan
belajar berdiskusi dan guru dapat membantu dengan menguatkan pemahaman serta meluruskan
miskonsepsi.
Apa kalian pernah mendengar kata sejarah? Apa yang dimaksud dengan sejarah? Kalian dan orangorang
di sekitar kalian, semuanya pasti memiliki kisah di masa lalu. Begitu pun dengan daerah tempat tinggal
kalian. Nah, cerita mengenai berbagai hal yang benar-benar terjadi di masa lalu inilah yang disebut
dengan sejarah.
Coba ingat kembali masa kecil kalian. Apakah kondisi rumah kalian dahulu masih sama dengan
sekarang? Apakah rumah-rumah tetangga dahulu masih sama dengan sekarang? Lalu, bagaimana dengan
lingkungannya? Apakah keadaan lingkungan di sekitar tempat tinggal kalian masih sama?
Setidaknya, lingkungan di sekitar tempat tinggal kalian pasti sudah menjadi lebih ramai.
Ini menjadi bukti bahwa sebuah daerah dapat berkembang. Kota/kabupaten maupun provinsi
tempat tinggal kalian pun selalu mengalami perubahan. Dahulu keadaannya tidak seperti sekarang.
Penduduknya tidak sebanyak sekarang. Lingkungan alamnya pun, kemungkinan besar tidak sama
dengan saat ini.
Jadi penasaran ya, bagaimana sejarah kota/kabupaten maupun provinsi tempat kita tinggal? Yuk, kita
pelajari bersama!
Pegunungan Dieng (Jawa Tengah) digunakan oleh masyarakat sebagai lahan pertanian kentang,
Puncak Bogor (Jawa Barat) untuk lahan perkebunan teh, Pegunungan Bromo (Jawa Timur) untuk
rekreasi, dan Pegunungan Jayawijaya (Papua) untuk jalur pendakian dan tambang emas.
2. Dataran rendah
Dataran rendah dimanfaatkan masyarakat untuk lahan pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan,
perkantoran, industri, perdagangan dll. Pemanfaatan dataran rendah untuk aktivitas perekonomian
misalnya: Karawang (Jawa Barat) sebagai pusat industri, Jakarta untuk pusat perkantoran dan
perdagangan, Semarang (Jawa Tengah) untuk perikanan/tambak, dan Provinsi Riau, Jambi, Sumatera
Selatan (Pulau Sumatera) untuk perkebunan kelapa sawit.
3. Pantai dan laut
Pantai dan laut dimanfaatkan sebagai tempat pariwisata, perikanan, perdagangan, transportasi,
olahraga, industri dll. Contoh pemanfaatan pantai untuk kegiatan perekonomian adalah: Pantai di
Pulau Bali untuk pariwisata, perdagangan dan perhotelan, Pantai di Selatan Pulau Jawa (Kebumen)
menghasilkan sarang burung walet, Pantai di wilayah Pantura Jawa (Indramayu, Cirebon, Brebes,
Tegal) untuk perikanan tambak dan air payau. Contoh pemanfaatan wilayah laut misalnya: Selat Bali
sebagai jalur transportasi masyarakat dari Pulau Jawa ke Pulau Bali, laut di Kepulauan Natuna
(Kepulauan Riau) untuk pertambangan minyak bumi dll.
4. Sungai
Sungai digunakan masyarakat sebagai jalur transportasi, perdagangan, perikanan, olahraga, irigasi,
dan PLTA. Pemanfaatan sungai di Indonesia, misalnya: Sungai Kapuas (Kalimantan Barat) sebagai
jalur transportasi, Sungai Musi (Sumatera Selatan) untuk perdagangan, Sungai Opak (DIY) untuk
wahana olahraga, Sungai Bengawan Solo untuk irigasi dll.
Pada topik ini peserta didik akan menemukan hubungan potensi kekayaan alam dengan kenampakan
alam daerahnya, serta upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kekayaan alam daerahnya tersebut
dengan belajar mengenai potensi kekayaan alam khas daerahnya. Kegiatan pembelajaran yang
dilakukan melalui identifikasi kartu serta permainan papan akan melatih kemampuan peserta didik
dalam observasi, proses berpikir kritis, dan kreatif. Dari informasi yang didapatkannya, peserta didik
akan belajar berdiskusi dan guru dapat membantu dengan menguatkan pemahaman serta meluruskan
miskonsepsi. Bahan Bacaan Peserta Didik
Tahukah kalian bahwa setiap daerah di Indonesia memiliki ragam bentang alam yang berbeda-beda?
Lalu, tahukah kalian, bahwa hal ini pun berpengaruh terhadap potensi sumber daya yang dimiliki
oleh masing-masing daerah?
Kabupaten Bima, misalnya, memiliki bentang alam yang terdiri dari dataran tinggi, dataran rendah, dan
beberapa daerahnya berbatasan langsung dengan lautan. Curah hujan yang rendah juga, di dataran
Kabupaten Bima, bawang merah dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
Bambu juga termasuk sumber daya alam yang banyak dimanfaatkan.
Perabotan rumah tangga, perabotan dapur, dan dinding rumah terbuat dari bambu. Bukan hanya itu,
bambu juga digunakan sebagai alat musik dan bahan membuat mainan.
Di daerah kalian, pasti ada sesuatu yang bisa dan biasa dimanfaatkan penduduknya. Bisa berupa
tumbuhan atau hewan. Bisa juga sungai, danau, rawa, gunung, dan sebagainya.
Jadi penasaran ya, apa saja kekayaan alam yang ada di daerah kita? Yuk,
kita jelajahi bersama!
Pada topik ini peserta didik akan menemukan pengaruh masyarakat pendatang terhadap kehidupan
masyarakat di daerah tempat tinggalnya, serta menemukan hubungan antara kenampakan alam dengan
mata pencaharian masyarakat di daerah tempat tinggalnya. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan
melalui wawancara, akan melatih kemampuan peserta didik dalam komunikasi dan berpikir kritis.
Setelah itu, peserta didik akan bermain peran untuk memberikan usulan kepada pemerintah setempat
yang akan membantu peserta didik melatih proses berpikir kritis dan kreatif. Kegiatan ini bertujuan
untuk memberi pengalaman pada peserta didik bahwa mereka mampu untuk memberi sumbangsih
terhadap daerah terdekat dari mereka dengan memikirkan ide dari permasalahan yang muncul di sekitar.
Oleh karenanya, di awal kegiatan guru akan didorong untuk bermain peran.
Ternyata perkembangan dan kekayaan alam di suatu daerah membuat orang dari daerah lain datang
untuk mencari pekerjaan atau ditugaskan di daerah tersebut. Orang yang datang bisa jadi berasal dari
tempat yang jauh. Bahkan mungkin pula dari luar pulau.
Ada juga yang berasal dari luar negeri.
Coba kita bayangkan, pendatang pasti turut membawa budayanya juga, seperti logat bahasa dan bahasa
daerahnya. Lalu, kira-kira apa yang terjadi? Ternyata budaya para pendatang tersebut kemudian bercampur
dengan budaya asli daerah di sana.
Perkembangan suatu daerah, ternyata juga memengaruhi kehidupan masyarakat. Mata pencaharian
penduduk dapat berubah seiring perkembangan daerahnya. Misalnya, daerah yang dahulu lahan pertanian
atau perkebunan lalu berkembang menjadi kawasan industri. Maka umumnya sebagian penduduknya akan
berganti profesi. Dari petani menjadi karyawan pabrik.
Perkembangan dan pembangunan daerah juga membuat adanya kesempatan membuka usaha baru. Usaha
yang dilakukan dapat menjual produk, seperti membuka toko, warung, restoran, atau kafe. Dapat juga
menyediakan jasa, seperti jasa transportasi, penginapan, dan juga pemandu wisata.
Selain itu, perkembangan daerah juga memengaruhi perilaku masyarakat. Hal ini bisa dilihat dari cara
berbicara, gaya berpakaian, dan gaya hidup yang berubah.
Jadi penasaran ya, bagaimana dengan masyarakat di daerah kita? Yuk, kita
coba amati!
C. GLOSARIUM
Peserta didik akan belajar mengenai daerah tempat tinggalnya dengan cakupan provinsi tempat tinggal,
dimulai dengan mengenal sejarah dan tokoh-tokoh daerahnya. Peserta didik diharapkan dapat melihat
pentingnya mengenal sejarah daerahnya, mempelajari sikap-sikap tokoh daerahnya, serta seberapa perlu
menjaga peninggalan-peninggalan sejarah yang ada dengan mengidentifikasi perkembangan yang
terjadi di daerah tempat tinggalnya. Peserta didik diharapkan dapat menemukan hubungan potensi
kekayaan alam dengan kenampakan alam daerahnya, serta upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga
kekayaan alam daerahnya tersebut dengan belajar mengenai potensi kekayaan alam khas daerahnya.
Selain itu, peserta didik diharapkan mampu menemukan pengaruh masyarakat pendatang terhadap
kehidupan masyarakat di daerah tempat tinggalnya, serta menemukan hubungan antara kenampakan
alam dengan mata pencaharian masyarakat di daerah tempat tinggalnya. Setelah belajar bab ini, peserta
didik diharapkan dapat menunjukkan kepedulian lebih terhadap daerah tempat tinggalnya dengan turut
menjaga peninggalan sejarah, berupaya turut melestarikan kekayaan alam yang yang ada di daerah
tempat tinggalnya, berkebinekaan global, serta lebih menunjukkan rasa syukur dengan mencintai
keunikan daerahnya.
Pada bab ini, peserta didik akan mengamati tokoh pada uang yang bisa dikaitkan dengan pelajaran
Matematika. Bab ini juga terdapat ragam kegiatan wawancara, menuliskan laporan, dan
menyampaikan kembali hasil informasi yang bisa dikaitkan dengan pelajaran Bahasa Indonesia.
D. DAFTAR PUSTAKA
Ash, Doris. 1999. The Process Skills of Inquiry. National Science Foundation, USA.
Loxley, Peter, Lyn Dawes, Linda Nicholls, dan Babd Dore. 2010. Teaching Primary Science. Pearson
Education Limited.
Murdoch, Kath. 2015. The Power of Inquiry: Teaching and Learning with Curiosity, Creativity, and Purpose in
the Contemporary Classroom. Melbourne, Australia. Seastar Education.
Pearson Education Indonesia. 2004. New Longman Science 4. Hongkong: Longman Hong Kong Education.
Tjitrosoepomo, Gembong. 2016. Morfologi Tumbuhan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Winarsih, Sri. 2019. Seri Sains Perkembangbiakan Makhluk Hidup. Semarang: Alprin.
https://online.kidsdiscover.com/infographic/photosynthesis/. Dunduh pada 13 Oktober 2020.
https://www.dkfindout.com/us/animals-and-nature/plants/. Diunduh pada 13 Oktober 2020.
https://ssec.si.edu/stemvisions-blog/what-photosynthesis/. Diunduh pada 13 Oktober 2020.
https://ipm.missouri.edu/ipcm/2012/7/corn-pollination-the-good-the-bad-and-the-uglypt-3/. Diunduh pada 13
Oktober 2020.
https://online.kidsdiscover.com/unit/bees/topic/bees -and-pollination/. Diunduh pada 14 Oktober 2020.
https://www.britannica.com/browse/Plants/. Diunduh pada 14 Oktober 2020.
https://www.nationalgeographic.org/encyclopedia/desert-biome/. Diunduh pada 14 Oktober 2020.
https://kids.britannica.com/scholars/article/root/83899/. Diunduh pada 14 Oktober 2020.
https://www.britannica.com/science/pollination/. Diunduh pada 14 Oktober 2020.
https://www.britannica.com/science/propagation-ofplants/. Diunduh pada 14 Oktober 2020.
https://www.britannica.com/science/seed-plant-reproductive-part/. Diunduh pada 31 Oktober 2020.
https://kids.britannica.com/students/article/leaf/275410/. Diunduh pada 31Oktober 2020.
https://www.nationalgeographic.org/activity/save-theplankton-breathe-freely/. Diunduh pada 31 Oktober
2020. https://www.nationalgeographic.com/animals/mammals/a/african -elephant/. Diunduh pada 5 November
2020.
https://www.researchgate.net/publication/324505764_Gardeners_of_the_forest_effects_of_seed_handling_and
_ingestion_by_orangutans_on_germination_success_of_peat_forest_plants/. Diunduh pada 5 November 2020.